5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Booking Hunian Modern di Kota

Apartemen atau rumah susun merupakan pilihan hunian favorit bagi masyarakat perantau yang bekerja dan tinggal di kota-kota besar. Mengingat jumlah tanah kosong telah menjadi properti langka, maka pembangunan hunian yang semula horizontal pun kini berubah vertikal. Jika Anda salah satu di antara mereka, maka perlu mempertimbangkan 5 hal penting ini sebelum memutuskan booking hunian modern sebagai tempat tinggal Anda.
1. Selidiki Rekam Jejak Pengembang
Pelajari rekam jejak atau track record developer agar kasus bangunan apartemen yang ditinggal terlantar dan belum jadi karena developer bermasalah dapat dihindari. Anda dapat mencari tahu kredibilitas developer dari Asosiasi Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Seluruh Indonesia (APERSSI), selidiki pula peruntukannya, apakah sudah sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) dari provinsi.
2. Sertifikat dan Legalitas Bangunan
Anda perlu mengetahui dan memeriksa sertifikat atau legalitas bangunan seperti Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki oleh developer, surat izin prinsip, surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Surat Izin Penggunaan Peruntukan Tanah (SIPPT). Lalu lakukan pengecekan dan validasi ke instansi terkait.
Umumnya pemilik apartemen diberi Sertifikat Hak Satuan Rumah Susun (SHSRS) yang dijamin Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 Pasal 4-7 serta diawasi oleh tim pengawas yang susunan pengawasnya telah diatur dalam Pasal 36 pada UU Perlindungan Konsumen.
3. Survei Lokasi Apartemen
Lakukan survei lokasi apartemen, seperti tingkat kestrategisan lokasi hunian dengan tempat kerja atau pusat kota. Misalnya dekat dengan tempat ibadah, perkantoran, sekolah, rumah sakit, kantor polisi, halte bus sekolah, kampus, pusat perkantoran, pusat perbelanjaan, mini market dan stasiun MRT, atau pusat perbelanjaan/mall. Juga cari tahu tentang fasilitas keamanan serta tempat parkir.

4. Perbanyak Pilihan dengan Searching
Cari lebih banyak hunian lalu buat perbandingan harga dan value-nya. Pilih executive lounge jika ingin hunian yang tenang. Pertimbangkan pula antara 3 jenis apartemen, yaitu unfurnished (tanpa furniture), semifurnished (ada sedikit furniture) dan full furnished (siap ditempati). Juga ukurannya, dari tipe studio (tanpa partisi) hingga luxury (lebih dari 3 kamar), pilih sesuai kebutuhan.
5. Buat Estimasi Biaya
Perkirakan dana yang dikeluarkan, seperti booking fee, KPA (Kredit Pemilikan Apartemen yang mencakup biaya administrasi, provisi, notaris, asuransi), fasilitas, biaya bulanan atau management fee, dan pajak. Lebih baik cash daripada KPA, lalu pastikan developer mengurus AJB (akta jual beli), sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun, serta PPJB (Perikatan Jual Beli) jika pemohonan KPA disetujui.
Pertimbangan lainnya yaitu tambahan biaya laundry (karena tidak ada ruang jemur), air minum, gas, gangguan sinyal telepon, internet, mail box serta risiko jika terjadi kebakaran, gempa bumi, atau bencana alam lainnya. Untuk apartemen second, cari tahu usia bangunan karena berpengaruh pada pengeluaran biaya perawatan.
Selain memenuhi kebutuhan akan tempat tinggal strategis, memiliki hunian modern kadang menjadi sebuah prestise tersendiri bagi pemiliknya, (mungkin) termasuk Anda. Namun akan lebih bijak jika mempertimbangkan 5 hal di atas sebelum memutuskan untuk booking hunian modern. Pertimbangan lainnya dapat Anda peroleh dengan cara mengkonsultasikannya pada keluarga atau rekan kerja yang telah memiliki apartemen.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Booking Hunian Modern di Kota"

Posting Komentar